Air Terjun Dolo Kediri

Tepatnya tgl 07 Desember 2008 kami berempat antara lain saya sendiri, meryna yayangku, bang piul and anita yayangnye bang piul berangkat pukul 07.00 pagi dengan tujuan ke air terjun Dolo Kediri. Awalnya saya dengan meryna berangkat dari pare pukul 06.30 dan bang piul berangkat ke wates menjemput anita dan pukul 06.00 sudah sampe dirumah anita. Saya dan meryna datang kerumah pak mul dulu dengan maksut mengajak beliau untuk ikut ke air terjun Dolo tapi apa boleh buat pak mul lagi sibuk dengan kegiatan akhir minggunya yaitu cuci-cuci. Akhirnya meryna hanya meminjam alat teropong atau istilah bahasa Jawanya “Keker”, he he he he ndeso gak ngerti bahasa ilmiahnya. Tapi tepat pukul 07.00 akhirnya kami (saya dan meryna) bertemu di timur alun-alun kediri dengan pasangan bang piul dan anita, kita akhirnya berangkat tapi saya dan meryna harus sarapan dulu di sebelah selatan perempatan muning.

Perjalanan ke Dolo dimulai pukul 07.30 kita melewati daerah kecamatan mojo. Dengan perjalanan yang sangat panjang kita melewati berbagai desa di daerah kecamatan mojo tersebut. Jalan pada awalnya halus dan rata tetapi pada akhirnya jalan tanjakan dan jalan batu harus kita lewati, dengan sedikit diiringi jatuhnya hujan maka saya didalam hati berniat untuk tidak menlanjutkan perjalanan, tapi saya anggap ini adalah tantangannya dan tingkat keasyikannya disini ditambah lagi perjalanan di pinggirian lereng gunung yang diselumti kabut dengan jarak pandang kurang dari 10 meter. Kurang lebih perjalanan selama 1 jam akhirnya kami sampai di daerah parkiran Air Terjun Dolo, dengan banyak memanjatkan puji Syukur Alhamdulillah akhirnya kita bisa sampai. Subhanallah, inilah kekuasaan Allah, inilah ciptaan Allah gunung tinggi yang diselimuti kabut tebal, cagar alam yang begitu alami kita bisa niqmati.

Sepeda kita berdua kita parkir, berbagai bekal kita persiapkan, helm dan perlengkapan perjalanan kita titipkan di sebuah warung disana. Makanan kecil, soft drink dan jas hujan kita persiapkan juga karena kondisi pada waktu itu hampir hujan meskipun akhirnya tidak. yah sementara itu dulu teks postnya, tar saya lanjutkan. Ini ada videonya juga loh

You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Air Terjun Dolo Kediri”

  1. [...] jam setengah 6 dari Pare, jemput si ibu Anita lalu ketemuan sama Mas Herman dan Meryna di alun-alun Kabupaten. Rutenya melalui Pasar Muning lurus saja, lalu nanti ada petunjuk [...]

  2. anak mbarep says:

    Perjalanan yang cukup melelahkan, tapi asyik juga ya. apalagi kalo ada yayang.
    2 minggu lagi kita ke Kelud yuk, trus berkuda ke Selopanggung

  3. [...] jam setengah 6 dari Pare, jemput si ibu Anita lalu ketemuan sama Mas Herman dan Meryna di alun-alun Kabupaten. Rutenya melalui Pasar Muning lurus saja, lalu nanti ada petunjuk [...]

Leave a Reply